“Pola pendidikan STAINU Jakarta Beroreantasi
pada masyarakat”
Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama’
(STAINU) Jakarta merupakan sebuah lembaga pendidikan yang membentuk dan
memcetak mahasiswa berkuliatas, berkarakter, bahkan siap menghadapi
permasalahan yang terjadi pada masyarakat. Ini terbukti dari proses pendidikan yang diterapkan di STAINU
Jakarta tersebut yang beroreantasikan pada pendalaman intelektual dan
pematangan dalam bersosial.
Dalam pendalam intelektual Sekolah
Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama’ (STAINU) Jakarta melakukan program
pengkajian pemikiran, tokoh, teori-teori pendidikan dan sebagainya, hal ini di
lakukan di didalam kampus. Sedangkan pematangan dalam bersosialisasi pada
masyarakat STAINU Jakarta mempunyai program yang terjun lansung pada lapangan
seperti Kuliah Kerja Nyata (KKN), Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) dan
Penelitian-penelitian, ini semua tidak terlepas dari bimbingan para dosen.
Pada tahun ini STAINU Jakarta
bekerjasama dengan MTsN 36 dan MAN 17 Jakarta Barat dengan menitipkan
mahasiswanya untuk belajar dalam mengelolah kelas dan mengetahui secara
mendalam tentang proses belajar mengajar bahkan proses bimbingan terhadap
peserta didik, baik itu didalam kelas maupun diluar kelas.
Kelompok Praktek Pengalaman Lapangan
(PPL) STAINU Jakarta mendapat sambutan yang luar biasa bahkan diterima dengan
senang oleh pihak sekolah, baik dari para tenaga pendidik maupun peserta
didiknya. Dengan harapan agar bisa membimbing dan berbagi pengalaman dengan
peserta didik atas apa yang telah dipelajarai dari kampus.
Bidang study yang diambil adalah
mata pelajaran yang sesuai dengan bidang pendidikan agama Islam (PAI) seperti
Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), Fiqih, Al-Qur’an Hadist, Aqidah Akhlak kemudian
di tambah lagi mata pelajaran Bahasa Arab.
Pelaksanaan Praktek Pengalaman
Lapangan (PPL) dilaksanakan satu bulan dimulai dari tanggal 28 Oktober 2013
sampai dengan 28 November 2013, dengan syarat minimal 12 pertemuan pada setiap
individu praktikan.
Tidak hanya mengajar yang dilakukan
pada PPL ini namun juga diharap untuk belajar pada pihak sekolah bagaimana
dalam mengembangkan kurikulum, proses pendampingan BK, bahkan cara menghadapi
peserta didik yang bermasalah. Semuanya ini akan menjadi bekal bagi mahasiswa
STAINU Jakarta ketika terjun pada masyarakat.
Pola pendidikan yang berbasis lapangan ini
merupakan bekal atau persiapan ketika mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam
Nahdlatul Ulama’ (STAINU) Jakarta terjun ke lapangan atau ketika mahasiswa
bersosialisasi dengan masyarakat dengan harapan agar siap dan bisa bekerja sama
dengan masyarakat dalam bentuk dan hal apapun.
Pendampingan dan penilaian yang diawas lansung
oleh dosen pembimbing dari kampus STAINU Jakarta dilakukan dengan seleksi yang
sangat ketat dan sistematis dengan tujuan untuk melihat sejauhmana perkembangan
pengalaman lapangan bagi mahasiswa tersebut. Sehingga pada endingnya lulusan
Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama’ (STAINU) Jakarta menjadi lebih
baik, membawa almamater STAINU Jakarta menjadi lebih harum, bahkan bisa membawa
kontribusi bagi masyarakat khususnya pada dunia pendidikan.
Zaharuddin. M
Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama’ (STAINU)
Jakarta

Tidak ada komentar:
Posting Komentar