Berjuang dan membangun dari awal

Ads Here

Minggu, 19 Januari 2014

Pola pendidikan STAINU Jakarta Beroreantasi pada masyarakat


“Pola pendidikan STAINU Jakarta Beroreantasi pada masyarakat”

Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama’ (STAINU) Jakarta merupakan sebuah lembaga pendidikan yang membentuk dan memcetak mahasiswa berkuliatas, berkarakter, bahkan siap menghadapi permasalahan yang terjadi pada masyarakat. Ini terbukti dari proses pendidikan yang diterapkan di STAINU Jakarta tersebut yang beroreantasikan pada pendalaman intelektual dan pematangan dalam bersosial.
Dalam pendalam intelektual Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama’ (STAINU) Jakarta melakukan program pengkajian pemikiran, tokoh, teori-teori pendidikan dan sebagainya, hal ini di lakukan di didalam kampus. Sedangkan pematangan dalam bersosialisasi pada masyarakat STAINU Jakarta mempunyai program yang terjun lansung pada lapangan seperti Kuliah Kerja Nyata (KKN), Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) dan Penelitian-penelitian, ini semua tidak terlepas dari bimbingan para dosen.
Pada tahun ini STAINU Jakarta bekerjasama dengan MTsN 36 dan MAN 17 Jakarta Barat dengan menitipkan mahasiswanya untuk belajar dalam mengelolah kelas dan mengetahui secara mendalam tentang proses belajar mengajar bahkan proses bimbingan terhadap peserta didik, baik itu didalam kelas maupun diluar kelas.
Kelompok Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) STAINU Jakarta mendapat sambutan yang luar biasa bahkan diterima dengan senang oleh pihak sekolah, baik dari para tenaga pendidik maupun peserta didiknya. Dengan harapan agar bisa membimbing dan berbagi pengalaman dengan peserta didik atas apa yang telah dipelajarai dari kampus.
Bidang study yang diambil adalah mata pelajaran yang sesuai dengan bidang pendidikan agama Islam (PAI) seperti Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), Fiqih, Al-Qur’an Hadist, Aqidah Akhlak kemudian di tambah lagi mata pelajaran Bahasa Arab.
Pelaksanaan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) dilaksanakan satu bulan dimulai dari tanggal 28 Oktober 2013 sampai dengan 28 November 2013, dengan syarat minimal 12 pertemuan pada setiap individu praktikan.
Tidak hanya mengajar yang dilakukan pada PPL ini namun juga diharap untuk belajar pada pihak sekolah bagaimana dalam mengembangkan kurikulum, proses pendampingan BK, bahkan cara menghadapi peserta didik yang bermasalah. Semuanya ini akan menjadi bekal bagi mahasiswa STAINU Jakarta ketika terjun pada masyarakat.
Pola pendidikan yang berbasis lapangan ini merupakan bekal atau persiapan ketika mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama’ (STAINU) Jakarta terjun ke lapangan atau ketika mahasiswa bersosialisasi dengan masyarakat dengan harapan agar siap dan bisa bekerja sama dengan masyarakat dalam bentuk dan hal apapun.
Pendampingan dan penilaian yang diawas lansung oleh dosen pembimbing dari kampus STAINU Jakarta dilakukan dengan seleksi yang sangat ketat dan sistematis dengan tujuan untuk melihat sejauhmana perkembangan pengalaman lapangan bagi mahasiswa tersebut. Sehingga pada endingnya lulusan Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama’ (STAINU) Jakarta menjadi lebih baik, membawa almamater STAINU Jakarta menjadi lebih harum, bahkan bisa membawa kontribusi bagi masyarakat khususnya pada dunia pendidikan.


Zaharuddin. M
Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama’ (STAINU) Jakarta

Tidak ada komentar:

Posting Komentar