Oleh :Zaharuddin.M ( STAINU
Jakarta )
Soekarno
adalah salah satu dari tokoh pencetus dasar Negara Indonesia merdeka,Yang juga termasuk
dari salah satu anggota BPUPKI. Ketika itulah dia berpidato di hadapan para anggota
BPUPKI dengan mengusulkan dasar-dasar Negara repoblik Indonesia merdeka yang
menerutnya cocok dan pantas dijadikan sebagai landasan bangsa Indonesia ini dan
yang sudah beliau rancang puluhan tahun yang silam, yaitu sebagai berikut :
Pertama, Dia
mengatakan bahwa, kita inggin mendirikan Negara Indonesia merdeka ini bukan hanya
untuk satu golongan atau satu kaum saja, melainkan adalah untuk “semua buat semua”
yakni untuk semua warga Indonesia dari sabang sampai merauke. Maka dasar pertama
yang baik dijadikan sebagai dasar Negara Indonesia adalah“KEBANGSAAN INDONESIA”.
Kedua, Negara
repoblik Indonesia ini tidak hanya berdiri sendiri dalam satu asas Kebangsaan
Indonesia saja, namun kita harus menuju pula kepada kekeluargaan antar bangsa-bangsa
yang bertujuan untuk menjalin kerjasama. Maka dasar Negara Indonesia yang kedua
adalah “INTERNASIONALISME ATAU PERIKEMANUSIAAN”.
Ketiga, Dalam
mengatur dan menentukan kebijakan atau langkah yang seharusnya akan diambil
oleh bangsa repoblik Indonesia ini demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,
tentu bukan hanya diatur oleh segelintir orang saja atau bukan hanya satu kelompok
saja, namun diatur dan ditentukan oleh semua warga Indonesia yang memikirkan dan
memutuskan apa yang terbaik dan apa yang dibutuhkan oleh bangsa repoblik
Indonesia ini. Oleh karna itu dasar
Negara repoblik Indonesia yang ketiaga adalah “PERMUSYAWARATAN ATAU
MUPAKAT”.
Keempat,
Salah satu dari tujuan kita mendirikan Negara repoblik Indonesia merdeka ini adalah
menghindarkan seluruh rakyat Indonesia dari kesusahan dan ketertindasan, namun menginginkan
seluruh rakyat Indonesia ini merasa lebih nyaman dan sejahtera. Untuk memenuhi dari
tujuan itu, maka dasar Negara repoblik Indonesia yang keempat adalah “KESEJAHTERAAN SOSIAL”.
Kelima,Untukmenyusundanmenyempurnakan
Negara repoblik Indonesia inidalamsatukesatuan yang
masyarakatnyamempunyaibanyakkepercayaandankayakinan, makadasar Negara repoblik
Indonesia yang kelimaadalah“KETUHANAN”.
Denganlimadasarinilahkitamendirikan
Negara repoblik Indonesia merdeka.yangkemudiandinamakanolehsoekarnomenjadiPANCASILA(Pancaartinya
Lima, sedangkanSilaartinyaAsasataudasar). WalaupunPancasilaini yang
sebagianbesarparatokohtelahmenyepakatidanmenyetujuidijadikansebagaidasarnegarrepoblik
Indonesia merdeka,
tetapisoekarnotidakterburu-burudalammenjadikanpancasilainisebagaidasarNegara.melainkandiamasih
member tawarankepadaparatokohuntuksepakatatautidaknyadenganpancasilaitu.
Bahkansoekarnojugamemberisolusikepadaparatokohkalautidaksepakatdengan
lima dasar (Pancasila) itu, maka lima dasar Negara repoblik Indonesia itu di
singkatmenjadiTRI SILA(tigaDasar), yaitusebagaiberikut :
Pertama,Sila
pertama (kebangsaan) dan sila kedua (Internasionalisme) diperas dan di gabungkan
menjadi satu, yaitu : “SOSIO-NASIONALISME”.
Kedua,Sila
ketiga (Permusyawaratan) dan sila keempat (kesejahteraan) di gabung kanmenja disatu,
yaitu : “SOSIO-DEMOKRASI”.
Ketiga,Sila
yang terakhir, yaitu :“KETUHANAN” yang menghormati satu sama lain dan tidak
membedakan antar agama dan kepercayaan sesame masyarakat.
Kemudian
soekarno juga menawarkan lagi kalau tidak sepakat juga dengan Trisila
ini, maka saya singkat lagi menjadi EKA SILA (satu dasar),
yaitu : “GOTONG-ROYONG”.Menurut soekarno dengan gotong-royong inilah kita
bisa menjadikan Negara kesatuanrepoblik Indonesia ini menjadi Negara yang kita inginkan,
yaitu Negara yang damai, aman dan sejahtera.Sebab Pepatah lama mengatakanKalau ingin
menang haruslah kuat, kalau ingin kuat haruslah bersatu.
Walaupun
dengan banyak tawaran yang diajukan oleh soekarno kepada para tokoh BPUPKI
namun semua tokoh tersebut sepakat dengan Lima dasar yang partama yaitu PANCASILA. Yang kemudian lima dasar tersebut
dirapatkan lagi kedalam tim inti yang terdiridari Sembilan tokoh, untuk menyusun
pancasila itu dengan rapi dan teratur.
Maka pada hasilnya menjadilahpancasila
yang sesungguhnya seperti yang kita ketahuai dan kita buktikan sekarang ini,
yaitu sebagai berikut :
1.
Ketuhanan
yang maha esa
2.
Kemanusiaan
yang adil dan beradab
3.
Persatuan
Indonesia
4.
Kerakyatan
yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
5.
Keadilan
sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Kelima
sila inilah yang kemudian dijadikan landasan dan acuan dalam mengatur dan
mengawal proses perjalannya bangsa Indonesia ini.
Wassalam……….

Tidak ada komentar:
Posting Komentar